Harddisk Gelinding

From Id-anime

Jump to: navigation, search

Harddisk Gelinding (Gelinding) adalah harddisk bersama milik id-anime yang diedarkan ke kota-kota dimana terdapat anggota id-anime berada.

Contents

Sejarah dan Tujuan

Walaupun sudah memiliki infrastruktur online yang lengkap (server sendiri, aplikasi download sendiri, koleksi dan uploader anime), tidak semua koleksi bisa saling dipertukarkan lewat jalur online baik karena keterbatasan kapasitas penyimpanan server maupun kemampuan download para member id-anime di tiap kota. Untuk seri-seri terbaru yang up to date mungkin download rilis terbaru melalui Server id-anime adalah solusi utama, tapi bagaimana dengan koleksi seri anime lama yang komplit (terutama rare, sudah mulai susah dicari sumber online lainnya) dan memiliki banyak episode? Akhirnya dicoba diakomodasi dengan mengirimkan secara estafet sebuah harddisk (dan semoga bisa bertambah) berisi anime ke berbagai kota di Indonesia.

Pengiriman secara estafet akrab disebut "menggelindingkan harddisk" (karena itu disebut Gelinding), terinspirasi dari salah satu punakawan id-anime yang terkenal suka menggelinding yaitu Abe. Sistem pengiriman harddisk ini juga terinspirasi dari "cara Semarangan" yang sempat dilakukan juragan Idban (mengirim harddisk berisi anime ke Semarang).

Spesifikasi

  1. Saat ini berupa sebuah harddisk Seagate Barracuda 320GB 7200rpm SATA.
  2. Berisi beberapa anime (diutamakan yang rare kata Pak Pres SBY)
  3. Berisi beberapa perangkat lunak untuk keperluan darurat (codec, player, game... lho?)
  4. Kadang terselip folder kultus individu (baca: titipan episode ketengan untuk melengkapi koleksi yang bolong/tidak valid). Contohnya: /titipan phillip (bukan nama folder sebenarnya)
  5. Disertai beberapa keping DVD. Karena kapasitas harddisk sudah penuh.. beberapa materi yang kalah prioritas diungsikan dalam bentuk DVD. Antara lain: serial anime yang kurang dianggap rare, dorama, mp3 dan klip/performance dll.

Perjalanan Gelinding

  1. Deden dari Jakarta ngirim ke MiEh di Bandung
  2. MiEh dari Bandung ngirim ke Diki di Cimahi (supaya kesannya jauh & beda kota :P)
  3. Diki, Anom, MiEh ngirim ke SBY di Semarang
  4. Dari SBY di tos ke Wicak di jogja
  5. Wicak mengoper ke Arief di Malang setelah dierami beberapa bulan
  6. Bersambung...

Penggunaan HDD

Dalam menggunakan HDD baik di PC desktop maupun laptop harap berhati-hati, Harddisk adalah media yang sangat mudah rusak di tangan manusia apalagi jin. Pastikan Harddisk ditempatkan pada posisi yang stabil, tidak mudah terjatuh atau tersenggol, jauhkan dari cairan dan benda-benda yang sekiranya bisa menimbulkan korsleting.

Ketika dipasang ke PC secara langsung (port motherboard atau PCI card) sebelum PC dinyalakan pastikan tidak longgar dalam memasangnya apabila longgar di bagian kabel power bisa berakibat fatal seperti tewasnya Harddisk apabila HD Gelinding sampai tewas di tangan anda, entah apa reaksi para homok disini (FYI: banyak yang merupakan pembunuh, kanibal, tukang perkosa, hobi nyodomi, preman, residivis dll). Faktor lain yang patut diperhatikan adalah Power Supply Unit (PSU) yang digunakan pada PC tersebut karena HD Gelinding merupakan HD dengan kapasitas 320GB dan kecepatan rotasi 7200 rpm termasuk boros menyedot daya listrik, PSU berkualitas baik mutlak diperlukan. PSU berkualitas baik antara lain merk-merk : AcBel, Enlight, Thermaltake, FSP, Silverstone dll serta PSU bawaan PC Built Up. PSU bawaan casing yang umum digunakan di Indonesia seperti Simbadda, Mentari, Diablo dll adalah PSU berkualitas rendah sering disebut dengan PSU abal-abal (tidak direkomendasikan anda memasang HD Gelinding secara langsung di PC dengan PSU abal-abal).

Alternatif apabila PC anda menggunakan PSU abal-abal atau anda hanya punya laptop adalah dengan menggunakan enclosure atau konektor, sayangnya enlosure & konektor pun banyak yang abal-abal. Maka dari itu beberapa enclosure yang direkomendasikan adalah :

  1. Thermaltake
  2. CoolerMaster
  3. Philips
  4. Transcend
  5. Lexcron
  6. SOHO
  7. Vantec

Untuk konektor :

  1. SOHO Magic Bridge II


Packing

Harddisk merupakan barang yang memiliki resiko tinggi ketika dikirim lewat pos atau paket kargo. Karena itu selain belajar dari pengalaman juragan Idban saat mengemas harddisk untuk "cara Semarangan", seorang member id-anime yang suka jualan harddisk sekaligus tukang ngoprek nggak jelas yaitu Bung Vicong merekomendasikan sistem packing sebelum HDD Gelinding dikirimkan ke jasa pos/paket kargo. Berikut ini sharing pengalaman seputar packing HDD Gelinding (studi kasus, id-anime Bandung)

  • Siapkan harddisk, dvd dan materi yang akan dikirim. Supaya acara packing lebih seru ajaklah rekan sekota, sekalian juga berdiskusi untuk menyeleksi atau menambahkan anime ke harddisk/dvd (so pasti sekalian rampok-merampok atau kutil-mengutil anime). Jangan lupa siapkan: kabel SATA, HD enclosure, DVD writer dan DVD blank, juga perlengkapan rampok anime standar sesuai selera masing-masing.

Image: Kopdarbdg02.jpg
Saat-saat terakhir Gelinding di kota anda, adakah anime yang ketinggalan?

  • Bungkus harddisk dengan plastik anti statik (agak silver, biasanya dikasih saat pertama kali membeli harddisk). Lebih bagus lagi jika ada Bubble-Wrap (apasih Bahasa Indonesianya? ya pokoknya itu lah.. plastik pletok-pletok). Mulai siapkan alat dan bahan-bahan packaging lainnya (sellophane tape/selotip, gunting, cutter, bolpoin/spidol, stereofoam, kardus, plastik dll.)

Image: Kopdarbdg03.jpg
Anti statik berfungsi untuk membuat harddisk ngga statis (bisa ajojing) mencegah elektrostatis (ESD) yang bisa merusak rangkaian harddisk

  • Bungkus harddisk dengan stereofoam atau bahan lain yang sekiranya bisa meredam goncangan (yang bagus sih Bubble-Wrap di atas). Pas-kan potongan stereofoam dengan dimensi harddisk lalu balut dengan selotip.

Image: Kopdarbdg04.jpg
Jadi ibu-ibu... potong sterefoam kotak-kotak, taburkan merica secukupnya
Image: Kopdarbdg05.jpg
Jauhkan dari jangkauan anak-anak, mereka sering mengira harddisk+stereofoam adalah sandwich

  • Bungkus lagi dengan beberapa plastik kresek/belanja, selain untuk menambah redaman goncangan bisa juga untuk anti air (siapa tau truk kargonya nyemplung ke sungai) lalu balut lagi dengan selotip. Menurut oom Philip lebih bagus lagi jika menggunakan Cling-Wrap (plastik yang buwat menutup makanan), selain lebih rapat, jarang ada persediaan Cling-Wrap di cargo, jadi pegawainya nggak akan berani bongkar karena nggak akan bisa bungkus seperti semula.

Image: Kopdarbdg06.jpg
Buntelannya jangan terlalu besar juga, siapa tahu kena charge tambahan dimensi barang

  • Bungkus dengan karton/kardus, balut dengan selotip

Image: Kopdarbdg07.jpg
Bisa kardus bekas mie instan (minta ke Abe) atau pada gambar menggunakan kardus bekas carpet dance

  • Beri alamat tujuan dan pengirim yang lengkap, berikut nomor telepon.

Image: Kopdarbdg08.jpg
Sedikit tulisan warning yang informatif bisa juga ditambahkan, contohnya "Banting bacok!"

  • Packaging siap dibawa ke tempat pengiriman (pos/paket kargo). Beberapa opsi yang direkomendasikan antara lain:

Untuk PCP dan GED lebih nyaman menggunakan jasa mereka via Multiplus, lokasi Multiplus bisa lihat di http://www.multiplus.co.id/multiplus/gerai-in.asp


Image: Kopdarbdg09.jpg
Uji dulu kehandalan packing kita dengan melempar harddisk dari lantai 26

  • Di tempat jasa pengiriman barang pastikan harddisk dipacking kayu dan tambahkan biaya asuransi. Simpan bukti pengiriman.

Image: Kopdarbdg10.jpg
Siap dikirim... ke Timbuktu

Personal tools